Technopreneurship Cikal Bakal Lahirnya Startup

Technopreneurship Cikal Bakal Lahirnya Startup – Setelah mengerti apa itu FinTech dan Startup pada artikel sebelumnya, kali ini saya akan membahas tentang Technopreneurship. Lantas apa hubungannya dengan startup?. Sobat Techno, perlu diketahui bahwa munculnya startup dan fintech tak lepas dari adanya penerapan technopreneurship. Maka tidak heran technopreneurship menjadi salah satu program studi favorit di perguruan tinggi negeri maupun swasta untuk mencetak lulusan yang kreatif dan berjiwa wirausaha (entrepreneur).

Seiring  berkembangnya teknologi membuat adanya perubahan paradigma mengenai entrepreneurship dengan istilah technopreneurship. Technopreneurship merupakan pemanfaatan teknologi informasi dalam pengembangan wirausaha. Banyak hal yang dapat dikembangkan melalui technopreneurship sebagai sebuah inkubator bisnis berbasis teknologi untuk menumbuh kembangkan jiwa kewirausahaan khususnya dikalangan generasi muda.

Apa itu Technopreneurship ?

Secara umum, technopreneurship merupakan pemanfaatan teknologi yang digabung dengan pemikiran untuk mengidentifikasikan suatu masalah agar menghasilkan sesuatu yang berguna dan mempunyai nilai dalam jangka panjang.

Munculnya ide-ide cemerlang para kaum intelektual muda telah menghasilkan berbagai inovasi yang memanfaatkan teknologi seperti internet dalam membuat e-commerce, online shop, social media serta pembuatan aplikasi-aplikasi bermanfaat baik itu berbayar maupun gratis atau open source yang dapat kita rasakan sekarang ini.

Technopreneurship
Technopreneurship

Sebagai contoh adalah bagaimana Steve Wozniak dan Steve Job mengembangkan hobi mereka hingga mereka mampu merakit  dan menjual 50 komputer Apple yang pertama, Nadiem Makarim dengan aplikasi Gojek-nya, Achmad Zaky dengan situs e-commerce Bukalapak-nya, dan lain-lain. Merekalah yang disebut sebagai para technopreneur.

Technopreneur

Orang yang menjalankan technopreneurship disebut technopreneur, yaitu orang – orang yang mengidentifikasi masalah dan memanfaatkan teknologi (Mankani,2003)

Bagaimana menjadi Technopreneur ?

Jika ingin menjadi technopreneur anda harus mempunyai kriteria dasar sebagai berikut:

  • Memiliki kemauan dan semangat yang tinggi.
  • Memiliki Ide-ide yang kreatif untuk menciptakan sebuah inovasi.
  • Selalu update dengan perkembangan teknologi
  • Tidak mudah menyerah dan selalu melihat peluang

Menilik perkembangan technopreneurship di Asia

Menurut studi Posadas menunjukkan bahwa technopreneurship di Asia berkembang disebabkan oleh beberapa hal :

  • Pertama, faktor inovasi yang diinspirasikan oleh Silicon Valley. Amerika tercatat sebagai negara paling banyak mencetak technopreneur. Maka negara-negara Asia berlomba untuk membangun Silicon Valley mereka sendiri dengan karakteristik dan lokalitas yang mereka miliki.
  • Kedua, Inovasi yang dibuat tersebut diarahkan untuk melepaskan diri dari ketergantungan dunia barat yang sebagian besar diperuntukkan untuk kalangan tertentu. Ini merupakan peluang yang besar bagi para teknopreneur untuk berinovasi dalam menciptakan sebuah produk teknologi yang menjangkau masyarakat marginal seperti yang telah dilakukan Taiwan.

Peranan Technopreneurship

Technopreneurship memiliki peranan penting dan manfaat yang berdampak langsung baik dari segi ekonomi maupun sosial. Diantaranya adalah sebagai berikut:

  • Terjadinya efisiensi sehingga meningkat produktivitas
  • Dengan menggunakan teknologi, pemasaran dapat dilakukan dengan cepat sehingga memaksimalkan keuntungan
  • Semakin banyak startup baru yang membuka lapangan pekerjaan
  • Terbentuknya budaya baru yang berorientasi pada solusi permasalahan sosial

Demikian yang dapat saya sampaikan, semoga artikel Technopreneurship Cikal Bakal Lahirnya Startup bermanfaat bagi para pembaca.

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: